MENULIS KEJAR TAYANG

  

 


 

Tanggal pertemuan: 12 Juli 2021

Resume ke: 1

Tema: Jadikan menulis sebagai passion

Narasumber: Dra, Sri Sugiastuti, M.Pd

Gelombang: 19

 

Hati bergetar mendesak-desak seperti ada yang mau berontak. Apa pasal, kelas menulis sudah dimulai tanggal 12 Juli 2021 lalu, namun aku boro-boro mengerjakan tugas, membaca materi saja belum sempat kulakukan.  Namun keinginan untuk belajar itu ternyata masih ada di jiwa ini. Yah..aku berusaha memaafkan diri dan memahaminya. Kelas menulis ini memang datang bukan disaat aku memiliki banyak waktu.

Sudah seminggu ini aku juga sedang mengerjakan tugas ujian akhir semester pendidikan magisterku. Tugas UAS membuat jurnal dengan batas waktu tertentu membuatku harus rela menguras pikiran untuk mencari sumber bacaan dan merangkainya menjadi sebuah makalah ilmiah dan tentunya dengan struktur kata yang harus sesuai dengan standar penulisan ilmiah.

Hadehhh.. bagi mereka yang sudah terbiasa menulis membuat hal yang demikian tentu bukanlah hal yang sulit, tapi bagi diriku yang memiliki jam literasi minim tentu harus mengeluarkan banyak energy untuk bisa membuat tulisan yang menarik. Jam tidur rela aku gunakan untuk memelototi laptop agar tugas bisa terselesaikan sebelum deadline.

Ditengah kesibukkan kuliah dan tugas kerjaan, kusempatkan untuk mengecek di grup WA kelas menulis. Aku coba scroll satu demi satu tulisan di grup dari postingan awal agar aku bisa mengikuti informasi yang masuk. Banyak postingan informasi menarik di komunitas belajar menulis ini. Dari info tentang adanya pelatihan-pelatihan, tantangan untuk membuat artikel dengan postingan gambar tertentu, sekaligus berita –berita dari sahabat yang juga mengabarkan keluarga atau saudara yang terkena musibah.

Tiba di postingan tangal 10 Juli kuperhatikan informasi acara opening ceremony telah dimulai. Aku  tidak mau ketinggalan. Meski lewat rekaman youtube aku ikuti acara dan mencoba merangkumnya menjadi sebuah artikel dengan judul KEGIATAN PELATIHAN MENULIS PGRI SUDAH DIMULAI. Meski tidak sempurna, namun itu setidaknya bisa menjadi obat bahwa aku serius mengikuti pelatihan menulis ini.

 

Hari Minggu (18 Juli 2021) ini meski sedang ada suatu project bisnis tertentu, hati masih saja ingin meneruskan membuka hape dan mengikuti kelas menulis. Akhirnya kembali kupilih untuk membuka grup kelas dan meneruskan untuk mengikuti informasi. sampai di postingan tanggal 12 Juli, tampak pembelajaran sudah dimulai. Materi pertama kelas menulis ini bertema MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION. Materi yang menarik dan disampaikan oleh ahlinya. Ya..pemateri kali ini adalah orang top dan sudah malang melintang di dunia literasi Indonesia. Beliau adalah Dra. Sri Sugiarti yang biasa dipanggil dengan Ibu Kanjeng. 

Beruntung sekali diriku ini bisa belajar dengan Bu Kanjeng. Belaiu adalah penulis, editor sekaligus motivator. Sudah banyak karya beliau dalam bentuk buku yang sudah diterbitkan. Setidaknya ada 21 buku berbahasa Indonesia dan inggris yang sudah tembus ke penerbit mayor seperti PT Erlangga dan PT Andi. Tentu pengalaman beliau di dunia literasi sudah sangat matang sehingga saya bisa bersyukur bisa belajar dengan beliau.

Adapun tugas pertama dari pertemuan dengan beliau adalah merangkum materi pertemuan pertama dan harus dibuat dan bagikan melalui blog. Sedikit pengalaman membuat blog dengan blogger jadi setidaknya paham tentang media ini. Sebagai pemenuhan tugas, berikut rangkuman materi beliau.

Tema: menjadikan menulis sebagai passion

Rangkuman:

  • Banyak kendala dalam menulis, namun kendala lebih dikarenakan factor internal
  • Agar bisa menulis temukan alasan yang kuat
  • Trik menjadi penulis bagi pemula diantaranya dengan membaca, diskusi, pengalaman dan pengamatan.
  • Persiapan menulis ada 5 langkah:

1.Menggali dan menemukan ide.

2. Menentukan tujuan, genre, dan segmen pembaca.

3. menetukan topik.

4. Membuat outline.

5. Mengumpulkan bahan materi/buku.

  • Menulislah tidak perlu berpikir banyak hal. Buatlah naskah dan selesaikan. Setelah tersusun baru kita lakukan hal berikut:

1. Menyunting dengan membaca teks dan menyempurnakan sesuai kaidah penulisan.

2. Revisi adalah menambah atau mengurangi teks yang dianggap belum sesuai.

3. Publikasi adalah tahap berikutnya yang bisa dilakukan ke penerbit indi atau mayor jika memang artikel bagus dan menarik.

4. Promosi merupakan langkah terakhir setelah buku tercetak jika memang buku tersebut bertujuan untuk mendatangkan income.

Sungguh materi yang sangat membantu bagi penulis pemula. Menjadi wawasan yang menumbuhhkan pemahaman. Sebuah pepatah mengatakan “Temanmu adalah masa depanmu”. Tampaknya Itu benar adanya. Dengan bergabung ke kelas menulis ini menumbuhkan semangat ke dalam diri bahwa semua bisa menulis. Terima kasih Allah, Engkau menjadikan beliau-beliau sebagai kepanjangan tanganMu untuk memberikan setetes ilmuMu.


Simak pengalaman saya kali pertama menulis dikelas ini: 

Kegiatan Pelatihan Menulis PGRI Sudah Dimulai

Komentar

  1. Tak terbayang betapa susahnya membagi waktu, tapi yakinlah di setiap usaha pasti ada hasil yang menanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe.. Perlu lebih banyak kopi untuk menyelesaikannya... Terima kasih motivasinya ibu. Semoga saya bisa seperti ibu yang lancar menulis dan bermanfaat

      Hapus
  2. Kalau ingin lulus kuncinya harus fokus, dan menyempatkan diri mngikuti materi dengan baik. Ketika kita tidak fokus, maka banyak yang tidak lulus. Itu sih pengalaman dari peserta sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Terima kasih masukkannya bapak. InsyaAllah siap belajar🙏

      Hapus

Posting Komentar