MENULIS KELENGKAPAN NASKAH

 


Tanggal pertemuan: 16 Agustus 2021

Resume ke: 17

Tema: Menulis Kelengkapan Naskah

Narasumber: Theresia Sri Rahayu, S. Pd. SD

Gelombang: 19

      ==================================

Caramudahmenulis- Pelatihan menulis belum usai. Ilmu menulis itu masih terbuka lebar untuk diserap. Para narasumber tetap ada disediakan bagi mereka yang mau membuka diri untuk meningkatkan kemampuan menulis. Pelatihan akan dijalankan sesuai agenda yang telah disepakati. 

Topik pelatihan selalu berbeda antara  satu narasumber dengan Nara sumber lainnya. Semua punya gaya dan cara sendiri dalam menyampaikan materi. Ibarat memandang sebuah kotak, Nara sumber pertama membahas dari sudut pandang sebelah timur, Nara sumber berikutnya dari sisi selatan, dan begitu seterusnya. Ada banyak sisi dan bisa dibahas dengan sudut pandang masing-masing. 

Menulis juga memiliki banyak sisi. Menulis perlu latihan. Beruntung bagi mereka yang bisa menemukan tutor sehingga lebih terarah. Latihannya akan diarahkan dengan belajar tahap demi tahap. Mempelajari satu materi dengan narasumber yang sudah berkompeten di bidang nya. Materi yang diberikan selama pelatihan berbeda dan saling melengkapi untuk membentuk satu kesatuan utuh yaitu lahirnya penulis handal. 

Seperti pada pelatihan menulis yang diselenggarakan PGRI, peserta kali inj mendapatkan materi yang istimewa mengenai kelengkapan buku. Narasumber merupakan praktisi dan bebrapa kali menjadi juara dalam event lomba menulis. Beliau Ibu Theresia Sri Rahayu, S. Pd., SD. 

Beliau menerangkan bahwa menulis buku mempunyai tatacara dan kaidah yang harus terpenuhi agar bisa terbit. Penulis harus paham urutannya apa saja sebelum naskah bisa tercetak. Kelengkapan naskah tersebut ada beberapa hal namun yang dijelaskan ada 4 poin yang harus dibuat, resumenya sebagai berikut:

 

1. Prakata

Prakata terletak pada halaman setelah judul. Prakata ditulis oleh empunya buku.  Pada pra kata penulis buku membuat ungkapan rasa syukur, menceritakan isi buku secara ringkas dan manfaatnya terhadap pembaca, selanjutnya harapan mengenai buku. Pra kata digunakan pada penulisan skripsi, jurnal ilmiah dsb. Pra kata umumnya dibuat singkat 1-2 halaman. 


Prakata tidak sama dengan kata pengantar. Prakata ringkas dan dibuat oleh penulis naskah, sedangkan kata pengantar umumnya dibuat oleh orang yang dianggap memiliki pengaruh oleh penulis. Kata pengantar terdapat pada buku-buku umum dan panjangnya bisa lebih dari 2 halaman. Kata pengantar menceritakan kelebihan isi buku yang diharapkan membawa pengaruh bagi calon pembaca. 



Kata pengantar mengulas lebih mendalam isi buku. Halaman kata pengantar umumnya terletak setelah halaman identitas buku. Kata pengantar bisa ringkas maupun panjang, pembuatan kata pengantar sesuai dengan kemampuan pemberi kata pengantar. 




2. Daftar isi

Daftar isi yang juga disebut outline merupakan kerangka  isi buku. Melalui daftar isi bisa diketahui apa saja artikel yang termuat dalam buku. Daftar isi menampilkan poin-poin beserta letak halamannya. Membuat outline buku menjadikan penulis dalam menyusun buku lebih tersistematis. Manfaat pembuatan daftar isi memudahkan pembaca untuk menemukan halaman yang akan dicari. 


Menulis naskah buku memerlukan perangkat pendukung untuk mempercepat proses pembuatan buku. Perangkat tersebut diantaranya adalah laptop atau komputer yang di sudah terinstal microsoft Word. Melalui Microsoft word menyusun naskah terutama ketika membuat daftar isi bisa makin cepat. 
Adapun langkah-langkahnya sebagaimana yang terdapat pada gambar berikut. 


Gambar di atas bisa dicermati. Untuk membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word kuncinya ada pada heading 1 untuk judul,  heading 2 untuk sub judul, dan gunakan reference, table of content untuk membuat titik-titik sebelum nomer halaman. 


3. Sinopsis

Sinopsis umumnya terletak di halaman terakhir buku. Sinopsis memuat secara ringkas alur cerita. Penggambaran isi buku disajikan padat dan singkat sehingga pembaca buku bisa mengetahui garis besarnya. Sinopsis ditulis secara lugas dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. 


Serupa namun tidak sama. Ungkapan itu tampaknya tepat untuk menggambarkan posisi sinopsis dan blurb. Blurb merupakan cuplikan isi buku yang dianggap menarik. Tanda utama blurb diantaranya adalah menggunakan kalimat yang mengundang pertanyaan. Tujuan membuat blurb adalah untuk memancing rasa penasaran pembaca. Blurb banyak digunakan dalam penulisan buku novel. Dengan blurb diharapkan terpikat sehingga mau menikmati isi buku. 

Contoh blurb. 


4. Profil Penulis 

Profil penulis merupakan sarana informasi bagi pembaca mengenai siapa kreator buku tersebut. 
Penulis buku sebaiknya menginformasikan tempat dan tanggal lahir, latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi (jika ada) dan prestasi untuk menambah keyakinan pembaca. Profil penulis akan lebih lengkap bila dicantumkan kontak berupa email, WA ataupun alternatif kontak lainya seperti media sosial misalnya. Tulis profil dengan narasi, gunakan bahasa yang singkat dan padat, dan masukkan informasi yang relevan dengan isi buku. 













Komentar