MUDAH MENULIS BUKU FIKSI

 


Tanggal pertemuan: 9 Agustus 2021

Resume ke: 13

Tema: Kiat Menulis Cerita Fiksi

Narasumber: Sudomo, S. Pt

Gelombang: 19

            ===========÷÷÷÷÷÷============

Cara mudah bisa menulis- Dalam menulis setiap orang bisa memiliki gaya tutur yang berbeda. Hal ini bisa dipengaruhi dari sudut pandang dalam memahami suatu permasalahan. Selain itu pengalaman dan budaya yang terbentuk di kehidupan penulis juga memberikan pengaruh ke dalam teksnya. 

Menulis artikel atau naskah fiksi dan non fiksi tentu tidak bisa disamakan. Buku-buku fiksi lebih dominan muncul dari imajinasi penulis. Sementara buku non fiksi umumnya memuat data empiris dan berdasarkan fakta-fakta ilmiah. Buku non fiksi lebih banyak digunakan pada buku-buku pembelajaran di lembaga pendidikan. 

Tutur bahasa buku non fiksi bisa bersifat santai dan tidak terlalu mementingkan kosakata baku. Sementara buku non fiksi terikat dengan aturan baku. Bahasanya lugas dan teoritis. Buku fiksi bisa mmemuat sesuatu hal yang ber andai-andai sebaliknya buku non fiksi berisi materi-materi yang berdasarkan hasil penelitian dan sudah memiliki terikat dengan tema-tema bahasan tertentu. 

Menarik sekali pertemuan ke 13 diklat menulis yang diprakarsai oleh PGRI. pertemuan kali menghadirkan narasumber yang memiliki prestasi menulis sangat banyak. Karya menulisnya dari buku solo dan antologi sudah banyak yang telah terbit. Selain itu, beliau juga tercatat memenangkan belasan perlombaan menulis dari berbagai event lomba menulis. 

Nara sumber hebat ini adalah Bapak Sudomo, S.Pt. sarjana peternakan universitas Diponegoro (UNDIP) yang kini mengapdikan diri sebagai guru IPA di SMP Negeri 3 Lingsar Lombok Barat. Meski mengajar IPA, kecintaan menulis beliau membuat beliau mahir dalam menulis naskah-naskah fiksi. Materi yang dibawakan beliau yaitu"Kiat menulis buku fiksi".

Dalam pemaparan materi beliau menyampaikan alasan pentingnya seorang guru harus bisa menulis fiksi. Diantaranya adalah salah satu materi dalam tes Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah Teks Literasi Fiksi. Dengan kemampuan menulis fiksi seorang guru akan dengan mudah membuatkan soal-soal untuk siswa. Selain itu menulis buku-buku fiksi bisa meningkatkan pangkat bagi guru PNS. 

Teknik menulis artikel atau buku fiksi bisa dipelajari. Beberapa prasyarat untuk bisa menulis cerita fiksi sesorang harus memiliki komitmen untuk belajar dan menulis, melakukan riset tentang artikel yang akan ditulis, agar makin kaya wawasan dan refensi kosakata hendaknya mau membaca karya fiksi. Selain itu agar tulisan tetap enak dibaca dan terstruktur, seorang penulis fiksi harus mempelajari KBBI dan PUEBI. Dalam menulis cerita fiksi kompleksitas konflik cerita menjadi pembeda. Batasan kata juga ada aturannya.

Cerita-cerita fiksi memiliki beberapa diantara:
fiksimini
flash fiction
pentigraf
cerpen
prosa
novela
dan novel.

Penulis hendaknya bisa membuat PREMIS cerita fiksinya. Premis merupakan sebuah ringkasan cerita dalam satu kalimat. Premis memiliki beberapa pokok yang bisa dirumuskan sebagai berikut:
  • Terdiri dari karakter
  • tujuan tokoh
  • rintangan/halangan
  • dan resolusi.
Cerita fiksi memiliki unsur-unsur sebagai berikut:
  • tema
  • premis
  • alur/plot
  • penokohan
  • latar/setting
  • dan sudut pandang. 
Sebagai gambaran untuk membuat sebuah premis contohnya sebagai berikut:
*Seorang anak memiliki kemampuan sihir bersekolah di sekolah sihir yang harus melawan penyihir jahat demi kedamaian bumi.*


Dari contoh jika dijabarkan adalah sebagai berikut: 
*karakter*: anak
*tujuan tokoh*: kedamaian bumi
*rintangan*: melawan penyihir jahat
*resolusi*: belajar sihir. 

Bagaiamanakah Kiat menulis fiksi? 
  • Seseorang harus memiliki niat untuk mau belajar dan menyelesaikan tulisan. 
  • Mau membaca karya orang lain agar kaya wawasan dan makin banyak pilihan diksi
  • Selanjutnya ide yang bisa diperoleh berdasarkan pengalaman ataupun pengamatan. Pilih gaya bahasa sendiri agar bisa tersirat nuansa hati pada tulisan. Pastilan menuliskan sesuatu yang benar-benar dipahami.
  • Buatlah outline pembentukan cerita
  • Pembukaan cerita, pengenalan tokoh, konflik yang dibangun, cerita tetap harus menggunakan logika, pertimbangkan kewajaran cerita. 
  • cerita, susunan kalimat pendek dan jelas, pilihan kata, teknik show don't tell, dan ending yang baik.
  • Terakhir adalah swasunting, dilakukan setelah selesai menulis, fokus penyuntingan pada kesalahan penulisan, ejaan, kata baku, aturan penulisan, dan logika cerita. Hendaknya tulisan tetap berpegangan pada KBBI dan PUEBI

Contoh Tehnik tell sebagai berikut:
Mira sangat sedih melihat jenazah ibunya.

Tehnik show
Dadanya terasa sesak, napas terasa tersekat di tenggorokan, terdengar isakan dibarengi dengan derai air mata yang tak kunjung usai sembari menatap tubuh wanita yang melahirkannya terbujur kaku di ranjang.

Teknik ini mengungkapkan kata sedih tetapi tidak secara langsung. Sedih digambarkan dengan pengungkapan narasi berbagai situasi dan keadaan yang menggambarkan datangnya rasa sedih. 

Sebuah pengalaman pribadi bisa menjadi naskah fiksi. Istilah kerennya _based on true story_. Ini akan membuat cerita fiksi lebih dekat dengan pembacanya. Sedangkan cara memanjangkan cerita fiksi salah satunya adalah menggunakan teknik _show don't tell seperti contoh di atas. Jika naskah untuk jenis novel panjang, tentu harus disiapkan outline/kerangka dengan beberapa konflik yang baik.

Membuat cerita hidup bisa dengan cara menguatkan karakter tokoh dan membangun suasana yang baik. Akhir cerita yang baik adalah yang menjawab konflik cerita. Berlaku juga untuk akhir yang menggantung. Agar disukai pembaca bisa dibuat menggantung atau plot twist.

Aturan tanda baca sama seperti pada umumnya, yaitu mengacu pada PUEBI. Tanda kutip dialog pada kalimat tanya langsung. Dialog tanpa tanda kutip bisa pada narasi paragraf. Contoh: Saya akan ke sana, seingatku aku pernah mengatakan itu.

Fiksimini adalah fiksi sangat singkat biasanya beberapa kata saja. Contohnya ANJING DILARANG MASUK. Politisi itu tertegun di depan pagar rumahnya. Flash fiction adalah cerita kilat, biasanya memakai batas jumlah kata khusus, misalnya 50 kata, 100 kata, dll. Pentigraf adalah cerpen tiga paragraf. 

Narasumber juga menyediakan contoh-contoh naskah fiksi yang bisa dikunjungi di web beliau:
www.eigendomo.com
bianglalakata.wordpress.com











Komentar